Jemaah Haji Termuda Indonesia Bawa Amanah Ibunda

Keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini menghadirkan kisah haru dari seorang anak perempuan bernama Aila Afifah. Di usianya yang masih sangat muda dan baru saja lulus sekolah dasar, Aila sudah menginjakkan kaki di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji bersama sang ayah.

Aila menjadi sorotan saat tiba bersama rombongan Embarkasi Batam di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. Tubuh mungil dan wajah polosnya membuat banyak orang tidak menyangka bahwa dirinya merupakan salah satu jemaah haji Indonesia tahun 2026.

Namun perjalanan Aila bukan sekadar perjalanan ibadah biasa. Ia datang membawa amanah besar dari almarhumah ibunya yang meninggal dunia akibat COVID-19 pada tahun 2021.

Keluarga Aila diketahui telah mendaftar haji sejak tahun 2013 dengan harapan dapat berangkat bersama sebagai satu keluarga. Sayangnya, pandemi mengubah segalanya. Sang ibu berpulang sebelum impian tersebut terwujud.

Kini, Aila dan ayahnya, Ismail Umar, berangkat untuk melanjutkan niat suci yang dulu direncanakan bersama. Sang ayah mengaku sempat khawatir karena usia Aila masih sangat muda. Namun berkat bantuan berbagai pihak, termasuk sekolah dan penyelenggara haji, keberangkatan Aila akhirnya dapat terlaksana.

Meski masih belia, Aila menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan ibadah hajinya. Ia mengikuti manasik, menjaga kesehatan, rutin berolahraga, dan memperdalam ibadah agar siap menjalani seluruh rangkaian haji di Arab Saudi.

Di balik senyumnya, tersimpan kerinduan mendalam kepada sang ibu. Saat ditanya doa apa yang paling ingin dipanjatkan di depan Kakbah, Aila hanya berharap ibunya diberikan ketenangan dan dilapangkan kuburnya.

Kisah Aila menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan hanya tentang perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati, cinta, dan pengorbanan untuk orang-orang tercinta.