Sebuah bencana kemanusiaan melanda ibu kota Guinea, Conakry, setelah gunungan sampah di tempat pembuangan utama Dar-es-Salam mengalami longsor dan menimpa permukiman warga di sekitarnya. Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin (24/8/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 waktu setempat, dipicu oleh curah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sepanjang malam.

Pemerintah Guinea bersama pihak militer langsung dikerahkan dalam skala besar untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan. Berdasarkan data resmi, tragedi ini mengakibatkan sedikitnya 30 orang tewas, sementara 22 orang lainnya mengalami luka-luka dengan enam di antaranya menderita luka berat.

Upaya Evakuasi dan Peninjauan Langsung

Petugas penyelamat tampak mengerahkan alat berat berupa ekskavator untuk menyisir tumpukan sampah yang berserakan demi mencari kemungkinan adanya korban selamat yang tertimbun. Perdana Menteri Guinea, Mamadou Oury Bah, juga turun tangan mendatangi lokasi kejadian untuk memantau langsung proses evakuasi yang dilakukan oleh tim gabungan.

Tragedi ini menambah daftar panjang kelamnya pengelolaan sampah di kawasan tersebut, mengingat insiden serupa pernah terjadi di lokasi yang sama pada tahun 2017 silam yang merenggut nyawa 10 orang. Hingga kini, kekhawatiran masih berlanjut karena jumlah korban jiwa dikhawatirkan berpotensi terus bertambah seiring berlangsungnya pencarian.