
Tragedi kemanusiaan kembali mencoreng tanah Papua menyusul gugurnya tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Menanggapi insiden berdarah ini, Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh secara tegas mendesak jajaran TNI dan Polri untuk bergerak cepat mengusut tuntas serta menindak tegas para pelaku penembakan tanpa kompromi.
Peristiwa tragis tersebut bermula ketika rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya disergap saat dalam perjalanan pulang ke Wamena usai mengantar bantuan pangan berupa ternak babi bagi warga di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima. Akibat aksi brutal tersebut, tiga orang pegawai pemerintah yakni Aprida Rapi, Alfonsius Albinus Meha, dan Willi Mbuik kehilangan nyawa di tangan kelompok yang diduga berasal dari KKB Kodap III Ndugama.
Seruan Strategi Komprehensif dan Roadmap Pemberantasan KKB
Oleh Soleh menyampaikan duka cita mendalam bagi keluarga korban dan menegaskan bahwa negara tidak boleh memberikan ruang sedikit pun bagi kelompok bersenjata untuk terus meneror masyarakat sipil. Menurutnya, penanganan terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua sudah tidak boleh lagi dilakukan secara parsial atau reaktif hanya ketika jatuh korban jiwa.
Pemerintah bersama aparat penegak hukum didorong untuk segera menyusun strategi jangka panjang yang komprehensif, termasuk merumuskan roadmap atau peta jalan pemberantasan KKB yang terukur. Langkah tegas ini dinilai sangat krusial agar keamanan, ketertiban, serta perlindungan bagi masyarakat dan aparatur yang bertugas di tanah Papua dapat terjamin secara berkelanjutan.