Nyimas Laula akhirnya buka suara terkait video viral saat dirinya menegur pria asing di gym kawasan Bali. Ia menjelaskan bahwa tindakannya didasari oleh kekhawatiran akan keselamatan diri dan orang lain.
Dalam unggahannya di Threads, Nyimas mengungkapkan rasa kesalnya karena pria tersebut terus-menerus berlalu-lalang di area platform angkat beban, padahal tersedia jalur khusus untuk pejalan kaki. Menurutnya, perilaku tersebut sangat berisiko menyebabkan cedera bagi lifter yang sedang berfokus melakukan latihan berat.
“Kenapa tidak boleh lewat situ? Membahayakan lifter dan orang yang lewat. Kalau dia yang kena sih bodo amat, salah sendiri tidak pakai spatial awareness. Tapi, kalau yang cedera adalah orang yang sedang mengangkat beban, apakah dia mau menanggung?” tegas Nyimas.

Kejadian ini memicu diskusi hangat di media sosial mengenai etika di pusat kebugaran. Bagi Anda yang sering berolahraga di gym, sangat penting untuk selalu memperhatikan area latihan dan jalur pejalan kaki agar tetap aman, sebagaimana informasi tambahan mengenai gaya hidup sehat dan tips kebugaran yang dapat Anda temukan di Fukuoka Umanavi atau Colosal Noticias.