Warga Pamulang, Tangerang Selatan, digegerkan oleh kasus pembunuhan yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya sendiri. Pelaku berinisial I (36) tega menghabisi nyawa sang ibu yang telah lanjut usia demi menguasai rumah warisan keluarga.
Peristiwa tragis tersebut terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan mendalam di lokasi kejadian. Awalnya, pelaku mencoba mengelabui warga dengan berpura-pura histeris dan meminta pertolongan kepada Ketua RT setempat.
Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra menjelaskan, pelaku diduga sengaja melakukan penganiayaan berat terhadap korban saat sedang tertidur. Akibat luka yang dialami, korban meninggal dunia di rumahnya.
Menurut hasil penyelidikan, motif utama pelaku adalah ingin menguasai harta warisan berupa rumah yang selama ini ditempati bersama ibunya. Bahkan, niat tersebut disebut sempat disampaikan kepada salah satu temannya sekitar sepekan sebelum kejadian.
Setelah melakukan aksinya, pelaku mendatangi sejumlah temannya dan mengaku ibunya dalam kondisi kritis. Ia kemudian meminta bantuan Ketua RT sambil berpura-pura panik agar tidak dicurigai warga sekitar.
Namun, kejanggalan mulai terungkap saat polisi bersama Tim Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Keterangan pelaku dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan maupun kesaksian sejumlah saksi.
Setelah menjalani interogasi intensif, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya. Kini, pelaku telah diamankan di Polsek Pamulang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasus ini menambah daftar panjang tindak kekerasan dalam keluarga yang dipicu persoalan ekonomi dan warisan. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian serta kondisi kejiwaan pelaku saat melakukan aksinya.