Pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat melakukan diskriminasi terhadap delegasi tim nasional sepak bolanya setelah sejumlah pejabat dan staf pendukung dilaporkan tidak memperoleh visa menjelang Piala Dunia 2026.

Kontroversi ini muncul hanya beberapa hari sebelum turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut dimulai pada 11 Juni 2026. Menurut laporan media pemerintah Iran, sedikitnya 15 pejabat administrasi tidak mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat, termasuk beberapa petinggi federasi sepak bola Iran dan anggota manajemen tim nasional.

Iran Sebut Ada Perlakuan Diskriminatif

Otoritas Iran menilai kebijakan visa yang diterapkan Amerika Serikat merupakan bentuk campur tangan politik dalam dunia olahraga. Dalam pernyataan resminya, Iran menyebut tindakan tersebut sebagai perlakuan diskriminatif yang merugikan persiapan tim menjelang kompetisi internasional.

Pihak Iran juga meminta FIFA untuk turun tangan dan membantu menyelesaikan persoalan tersebut agar seluruh delegasi yang berkepentingan dapat menjalankan tugasnya selama turnamen berlangsung.

AS Klaim Pemain dan Staf Penting Sudah Mendapat Visa

Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat menegaskan bahwa seluruh pemain Timnas Iran serta staf yang dianggap diperlukan untuk mengikuti kompetisi telah memperoleh visa.

Pejabat AS menyatakan bahwa proses visa tetap mempertimbangkan aspek keamanan nasional. Washington menegaskan tidak akan membiarkan sistem visa disalahgunakan oleh pihak yang dinilai berpotensi mengancam keamanan negara.

Meski demikian, perbedaan pandangan antara kedua negara kembali menyoroti hubungan politik yang tegang di tengah persiapan Piala Dunia 2026.

Timnas Iran Berkandang di Meksiko

Sebagai langkah antisipasi, Timnas Iran memindahkan pusat pelatihannya dari Tucson, Arizona, ke Meksiko. Negara tersebut akan menjadi basis utama tim selama turnamen berlangsung.

Menurut perwakilan diplomatik Iran di Meksiko, visa yang diberikan kepada anggota tim mengharuskan mereka masuk dan keluar dari wilayah Amerika Serikat sesuai jadwal pertandingan yang telah ditentukan.

Langkah ini diambil untuk menghindari kendala administratif yang dapat mengganggu fokus tim selama mengikuti kompetisi.

Piala Dunia 2026 Dimulai 11 Juni

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi bersejarah karena untuk pertama kalinya digelar di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen ini juga menghadirkan tantangan baru terkait urusan diplomatik dan keamanan internasional.

Iran sendiri memastikan tiket ke putaran final setelah tampil impresif di babak kualifikasi zona Asia. Tim berjuluk Team Melli tersebut dijadwalkan menjalani pertandingan pembuka di Los Angeles pada 15 Juni 2026.

Hingga saat ini, polemik visa antara Iran dan Amerika Serikat masih menjadi perhatian publik sepak bola dunia. Banyak pihak menunggu langkah FIFA dalam merespons sengketa yang berpotensi memengaruhi kelancaran partisipasi Iran di Piala Dunia 2026.